Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
Nasional

Menindaklanjuti Inpres Nomor 3 Tahun 2023, Kementerian PUPR Memulai Pekerjaan IJD yang Menjadi Prioritas Pemerintah

75
×

Menindaklanjuti Inpres Nomor 3 Tahun 2023, Kementerian PUPR Memulai Pekerjaan IJD yang Menjadi Prioritas Pemerintah

Share this article
Para pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD)
Example 468x60

HFANEWS.COM – Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pelaksanaan percepatan pembangunan pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang menjadi prioritas pemerintah.

Total anggaran yang dialokasikan pada tahap pertama tahun 2023 ini pelaksanaan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah atau IJD di seluruh Indonesia sebesar Rp 14,6 triliun. Nantinya kegiatan akan diteruskan pada tahap 2 tahun 2024.

Example 300x600

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Inpres Jalan Daerah (IJD) bertujuan menangani jalan-jalan non nasional yang rusak dan meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan APBN.

Baca Juga: https://kabarsolusi.com/sebanyak-148-saham-naik-146-saham-turun-dan-216-saham-stagnan-delapan-indeks-sektoral-melemah-ihsg-i-melemah-467-poin-ke-6-89270/

“Pada bulan Juli 2023 kita sudah mulai di beberapa provinsi secara serentak, seperti Lampung, Jambi, Sumatra Utara, Bengkulu dan Sulawesi Selatan,” kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/72023).

Salah satunya termasuk Provinsi Sulsel dengan total sebanyak 19 paket fisik dan 4 paket pengawasan pekerjaan. Paket pekerjaan itu tersebar di 9 Kabupaten/ Kota yaitu di Takalar (1 paket), Bulukumba (2 paket), Bone (3 paket), Soppeng (3 paket), Wajo (2 paket), Barru (2 paket), Pangkep (3 paket), Maros (1 paket), dan Luwu Utara (2 paket).

Saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulsel, Menteri Basuki juga meninjau paket pekerjaan IJD yang berada di jalan Malewang – Maronde, Kabupaten Takalar. Kontrak pekerjaan dimulai pada 24 Juli 2023 dengan nilai sebesar Rp 20,51 miliar yang bersumber dari APBN.

Baca Juga: https://kabarsolusi.com/karena-merugikan-kepentingan-nasional-hingga-menguntungkan-kepentingan-beberapa-pihak-rizal-ramli-harap-omnibus-law-dibatalkan/

“Mohon untuk pelaksanaannya diawasi, karena ini merupakan perintah Presiden. Jadi mohon, pengerjaannya harus dikerjakan betul-betul teliti,” pesan Menteri Basuki.

Sementara itu, Kepala BBPJN Sulawesi Selatan Asep S Hidayat menambahkan, total jalan yang dikerjakan di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang 132,92 km dengan total pagu anggaran sebesar Rp 490,58 miliar.

“Progres pelaksanaan pekerjaan sampai dengan saat ini dalam tahapan mobilisasi dan persiapan,” kata Asep. (HFAN/Arum)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *