Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
Nasional

Mundurnya Bambang dan Dhony Memantik Pertanyaan Terkait Proyek IKN Sebesar $32 Miliar

26
×

Mundurnya Bambang dan Dhony Memantik Pertanyaan Terkait Proyek IKN Sebesar $32 Miliar

Share this article
Ilustrasi, mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe memantik pertanyaan terkait nasib kelanjutan proyek andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Example 468x60

KABARSOLUSI.COM – Mundurnya Bambang Susantu dan Dhony Rahajoe dari Jabatan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sorotan media asing. Mengapa mereka berdua kompak mundur dari jabatan.

Melansir Reuters, Selasa (4/6/2024) mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe memantik pertanyaan terkait nasib kelanjutan proyek andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Example 300x600

“Ketua dan wakil ketua badan yang mengawasi rencana ibu kota baru Indonesia tiba-tiba mengundurkan diri, menimbulkan pertanyaan tentang proyek senilai $32 miliar tersebut,” tulis laporan Reuters, dikutip Selasa (4/6/2024).

Dalam laporannya, Reuters merinci bahwa kabar mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahadjoe dari jabatannya sebagai dua petinggi IKN pertama kali disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Baca Juga: Jokowi Resmi Memberhentikan Dua Jajaran Petinggi OIKN

Pada kesempatan yang sama, media asing tersebut juga turut menyoroti pesan yang disampaikan oleh presiden Jokowi dalam akun Instagram resminya. Dalam postingannya, Jokowi memastikan bahwa pembangunan IKN dipastikan akan tetap berlanjut sesuai dengan visi bersama yang tela ditetapkan.

Sebagai informasi, Mensesneg Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah resmi merestui permohonan pengunduran diri Kepala OIKN Bambang Susantono dan Wakil Kepala OIKN, Dhony Rahadjoe.

Seiring dengan hal itu, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala dan Wakil Kepala OIKN.

“Pak Presiden berharap agar status PLT ini segera untuk menjamin percepatan pembangunan IKN dengan sebaik-baiknya dengan visi semula,” pungkas Pratikno. (KS/Arum)

 

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *